Muhammad Ramadhan Bagaskara

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Deskripsi Kota Malang

Kota Malang

IMG_2660_1426579465-jatmiko_bagus_saputro-542

Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 90 km sebelah selatan Surabaya dan merupakan kota terbesar di kedua di Jawa Timur setelah Surabaya, serta merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia menurut jumlah penduduk. Selain itu, Malang juga merupakan kota terbesar kedua di wilayah Pulau Jawa bagian selatan setelah Bandung. Kota Malang berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, dan seluruh wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Malang. Luas wilayah kota Malang adalah 252,10 km2.

Indonesia karena banyak universitas dan politeknik negeri maupun swasta yang terkenal hingga seluruh Indonesia dan menjadi salah satu tujuan pendidikan berada di kota ini, beberapa di antaranya yang paling terkenal adalah Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Budaya Kota Malang

detail-topeng-malang

Kekayaan etnis dan budaya yang dimiliki Kota Malang berpengaruh terhadap kesenian tradisional yang ada. Salah satunya yang terkenal adalah Wayang Topeng Malangan (Topeng Malang), namun kini semakin terkikis oleh kesenian modern. Gaya kesenian ini adalah wujud pertemuan tiga budaya (Jawa Tengahan, Madura, dan Tengger). Hal tersebut terjadi karena Malang memiliki tiga sub-kultur, yaitu sub-kultur budaya Jawa Tengahan yang hidup di lereng gunung Kawi, sub-kultur Madura di lereng gunung Arjuno, dan sub-kultur Tengger sisa budaya Majapahit di lereng gunung Bromo-Semeru. Etnik masyarakat Malang terkenal religius, dinamis, suka bekerja keras, lugas dan bangga dengan identitasnya sebagai Arek Malang (AREMA) serta menjunjung tinggi kebersamaan dan setia kepada Malang.

Di kota Malang juga terdapat tempat yang merupakan sarana apresiasi budaya Jawa Timur yaitu Taman Krida Budaya Jawa Timur, di tempat ini sering ditampilkan aneka budaya khas Jawa Timur seperti Ludruk, Ketoprak, Wayang Orang, Wayang Kulit, Reog, Kuda Lumping, Sendra tari, saat ini bertambah kesenian baru yang kian berkembang pesat di kota Malang yaitu kesenian “Bantengan” kesenian ini merupakan hasil dari kreatifitas masyarakat asli Malang, sejak dahulu sebenarnya kesenian ini sudah dikenal oleh masyarakat Malang namun baru sekaranglah “Bantengan” lebih dikenal oleh masyarakat tidak hanya masyarakat lokal namun juga luar daerah bahkan mancanegara. Khusus di Malang sering diadakan pergelaran bantengan hampir setiap perayaan hari besar baik keagamaan maupun peringatan hari kemerdekaan.

Festival tahunan yang menjadi event ikon kota juga sering diadakan setiap tahunnya. Beberapa festival kota tahunan diantaranya adalah:

  • Festival Malang Kembali: Diadakan untuk memperingati HUT Kota Malang, biasa digelar pada tanggal 21 Mei. Festival ini mengusung situasi kota pada masa lalu, mengubah jalan-jalan protokol kota menjadi museum hidup selama kurang lebih 1 minggu festival ini diadakan.
  • Karnaval Bunga
  • Karnaval Lampion: Biasa diadakan untuk merayakan hari raya imlek.

 

Kuliner Kota Malang

toko-oen-malang1

Membahas wisata kuliner di Malang tetap menarik meski tak akan ada habisnya. Malang temasuk salah satu tujuan wisata kuliner di Indonesia karena terdapat banyak sekali tempat kuliner yang wajib dikunjungi saat berlibur di Malang.

Pesona wisata kuliner di Malang dapat ditemukan pada banyak tempat dan sajian kuliner yang ditawarkannya. Dari sekian banyak tempat, berikut ini adalah yang paling menarik diantaranya.

  1. Toko Oen

Berkunjung ke Malang terasa kurang lengkap jika tidak singgah di Toko Oen. Anda dapat menikmati rasa es krim yang unik dan lezat ala Toko Oen. Toko Oen berdiri sejak tahun 1930 silam. Hingga kini, masih tetap menyajikan menu kuliner andalannya, yaitu es krim aneka rasa serta beberapa menu lain seperti nasi goreng, aneka kue, dan steak.

Konon, tempat kuliner Malang yang terletak di Jalan Basuki Rahmad ini adalah tempat nongkrong favorit orang-orang Belanda di masa lampau. Kesan kuno masih terlihat jelas dari asitektur bangunan yang tidak banyak mengalami perubahan, seperti desain interior dengan pintu dan jendela kaca besar, meja kursi dari rotan, dan sebuah piano tua yang akan membawa pengunjung pada suasana klasik masa lalu.

  1. Bakpao Boldy

Bakpao Boldy memiliki citarasa yang khas dan unik. Objek kuliner Malang yang satu ini diracik dengan perpaduan bahan-bahan alami serta olahan tangan terampil. Saat menikmatinya, sungguh terasa lembut di lidah.

Bakpao Boldy dapat Anda temukan di Jln. Mangun Sarkoro(dulu bernama Jalan Boldy), juga merupakan salah satu kuliner legendaris di Malang dan telah berdiri sejak tahun 1950 silam. Variasi bakpao yang tersedia sungguh menarik hasrat, mulai dari isi daging ayam cincang, ayam kecap, babi kecap, kacang hijau, hingga tausa dan kacang tanah. Citarasa alami yang lezat adalah ciri khas bakpao Malang yang satu ini.

  1. Mie Gajah Mada

Salah satu sajian kuliner legendaris di tempat ini adalah Pangsit Mie Ayam Jamur. Makanan ini dihidangkan bersama dengan campuran daun selada, suwir ayam, topping jamur kancing, serta wonton (siomai basah) dan tak lupa taburan bawang goreng serta daun bawang. Amda dapat memesan kuahnya dalam mangkuk yang terpisah.

Mie Gajah Mada terletak di Jl. Pasar Besar No. 17, Malang dan merupakan salah satu objek wisata kuliner di Malang yang populer. Kawasan ini adalah wilayah Pecinan di Malang. Sajian mie pangsitnya adalah yang paling direkomendasikan selain juga menu es campurnya.

Leave a Reply